Kekuasaan


Kekuasaan,

Definisi Kekuasaan,

Kuasa adalah; ku·a·sa 1 [1] n kemampuan atau kesanggupan (untuk berbuat sesuatu)*KBBI

Kekuasaan adalah; ke·ku·a·sa·an n 1 kuasa (untuk mengurus, memerintah, dsb): dia telah menggunakan ~ nya secara sewenang-wenang; 2 kemampuan; kesanggupan: tiada ~ selain ~ Allah untuk menciptakan dunia; 3 daerah (tempat dsb) yg dikuasai: bekas raja itu tidak mau pergi dr daerah bekas ~ nya meskipun sudah kalah perang; 4 kemampuan orang atau golongan untuk menguasai orang atau golongan lain berdasarkan kewibawaan, wewenang, karisma, atau kekuatan fisik; 5 Huk fungsi menciptakan dan memantapkan kedamaian (keadilan) serta mencegah dan menindak ketidakdamaian atau ketidakadilan *KBBI

Kekuasaan adalah kesempatan seseorang atau sekelompok orang untuk menyadarkan masyarakat akan kemauan-kemauannya sendiri, dengan sekaligus menerapkannya terhadap tindakan-tindakan perlawanan dari orang-orang atau golongan-golongan tertentu. (Max Weber. Essay in Sosiology. 1946)

Kekuasaan adalah kemampuan untuk, dalam suatu hubungan sosial, melaksanakan kemauan sendiri sekalipun mengalami perlawanan, dan apapun dasar kemampuan ini (Macht beduetet jede chance innerhalb einer soziale Beziehung den eigenen Willen durchzusetchen auch gegen Wilderstreben durchzustzen, gleichviel worauf diese chance beruht). (Max Weber. Wietschaft und Gessellshaft. 1922)

Kekuasaan adalah suatu hubungan di mana seseorang atau sekelompok orang dapat menentukan tindakan seseorang atau kelompok lain ke arah tujuan dari pihak pertama (Power is a relationship in which one person or group is able to determine the action of another in the direction of the former’s own ends). (Harol D. Laswell dan Abraham Kaplan. Power and Society. 1950)

Kekuasaan adalah kemampuan untuk mengakibatkan seseorang bertindak dengan cara yang oleh yang bersangkutan tidak akan dipilih, seandainya ia tidak dilibatkan. Dengan kata lain memaksa seseorang untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan kehendaknya. (Force is the ability to cause someone to act in a way which she would not choose, left to herself. In other words to force someone to do something against her will). (Barbara Goodwin. Using Political Ideas. 2003)

Kekuasaan adalah kemampuan untuk menjamin terlaksananya kewajiban-kewajiban yang mengikat, oleh kesatuan-kesatuan dalam suatu sistem organisasi kolektif. Kewajiban adalah sah jika menyangkut tujuan-tujuan kolektif. Jika ada perlawanan, maka pemaksaan melalui sanksi-sanksi negatif dianggap wajar, terlepas dari siapa yang melaksanakan pemaksaan itu. (Power then is generalized capacity to secure the performance of binding obligation by units in a system of cllective organization when the obligations are legitimized with reference to their bearing on collective goals, and where in case of recalcitrancy there is apresumtion of enforcement by negative situational sanctions-whatever the agency of the enforcement). (Talcott Parsons. The Distribution of Power in America Society. 1957)

Kekuasaan sebagai hasil pengaruh yang diinginkan seseorang atau sekelompok orang. (Inu Kencana)

Silahkan meninggalkan komentar, salam

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: